BP Haji Siapkan Asrama Haji Cipondoh Jadi Sentra Layanan Haji

Tangerang (Ngabarin) – Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) bersama Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan tahap kedua Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, pada Selasa (16/0/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan infrastruktur layanan haji nasional, khususnya untuk mendukung Cipondoh sebagai calon zona embarkasi haji.

Sekretaris BP Haji, Teguh Dwi Nugroho menegaskan, penguatan fungsi asrama haji merupakan prioritas lembaganya yang dibentuk langsung oleh Presiden RI untuk menyelenggarakan dan mengelola ibadah haji secara nasional.

Menurut Teguh, asrama haji tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara bagi jemaah, melainkan sebagai titik layanan pertama yang menentukan kenyamanan dan kesiapan pelaksanaan ibadah haji.

“Asrama haji bukan sekadar akomodasi, tetapi titik layanan pertama bagi jemaah. Karena itu, pengelolaan, kenyamanan, dan efektivitas layanannya perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

BP Haji juga mendorong transformasi kelembagaan asrama haji menuju skema Badan Layanan Umum (BLU) guna meningkatkan fleksibilitas dalam pelayanan, tanpa mengabaikan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Transformasi menuju BLU adalah opsi realistis. Seluruh aspek—kebijakan, sumber daya, dan infrastruktur—harus dipenuhi agar pelayanan bisa lebih adaptif,” lanjut Teguh.

Ia menambahkan bahwa penguatan layanan haji dalam negeri kini diarahkan menuju sistem Haji Terintegrasi Berbasis Data dan Layanan Digital. BP Haji akan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap titik-titik layanan, termasuk digitalisasi sistem informasi, standarisasi fasilitas, dan interoperabilitas pelaporan lintas lembaga.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abidin Fikri, menegaskan dukungan parlemen terhadap percepatan pembangunan infrastruktur layanan haji yang dibiayai dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Ia berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan pembangunan ini cepat diselesaikan agar tidak menambah masa tunggu bagi jemaah haji dari wilayah Banten yang selama ini bergantung ke Pondok Gede,” ujar Abidin.

Ia juga meminta seluruh pemangku kepentingan daerah untuk turut mengawasi mutu pelaksanaan proyek agar hasilnya maksimal dan berdaya guna.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU