Dana Operasional Segera Habis, PBB Diambang Kebangkrutan

“Lebih buruk lagi, berdasarkan tren historis, dana kas anggaran reguler dapat habis pada Juli,” lanjutnya.

Tekanan keuangan PBB juga terjadi di tengah dinamika politik global yang semakin kompleks, termasuk ketegangan di Dewan Keamanan PBB.

Badan pengambil keputusan tertinggi itu disebut berada dalam kondisi lumpuh akibat perselisihan antara Amerika Serikat (AS), Rusia, dan China, yang sama-sama merupakan anggota tetap dengan hak veto.

Situasi tersebut diperparah oleh kebijakan pemerintahan Trump yang dalam beberapa bulan terakhir memangkas pendanaan untuk sejumlah badan PBB serta menolak atau menunda pembayaran kontribusi wajib.

Trump juga kerap mempertanyakan relevansi PBB dan mengkritik prioritas organisasi tersebut. Bulan ini, Trump bahkan meluncurkan Dewan Perdamaian, yang oleh para pengkritiknya dinilai berpotensi menjadi tandingan PBB di panggung internasional.

Dalam konteks tersebut, Guterres juga menyoroti pemangkasan besar-besaran bantuan pembangunan dan kemanusiaan yang dilakukan AS di bawah kebijakan “America First”. Dia menyebut kebijakan itu sebagai bagian dari persoalan global yang lebih luas.[]

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU