Fase Puncak Armuzna: Jemaah Haji Wajib Jaga Stamina dan Atur Aktivitas

Kemenhaj memperingatkan jemaah agar membatasi aktivitas di luar hotel, terutama pada siang hari ketika suhu udara sedang berada pada titik tertinggi.

Jemaah sangat diimbau untuk memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh guna menghindari risiko dehidrasi dan kelelahan akut.

“Haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga ibadah fisik. Karena itu, stamina perlu dijaga sejak sekarang agar jemaah dapat menjalani Armuzna dengan baik,” lanjut Maria.

Khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan penyakit penyerta, Kemenhaj meminta mereka untuk selalu berkoordinasi dengan petugas kesehatan maupun perangkat kloter jika mengalami keluhan.

Petugas kesehatan haji Indonesia secara konsisten melakukan pemantauan aktif, edukasi, serta pendampingan bagi jemaah di hotel maupun di fasilitas kesehatan rujukan di Arab Saudi.

Kemenhaj juga mengimbau jemaah agar disiplin menggunakan alat pelindung diri sederhana seperti payung dan masker saat beraktivitas di luar hotel demi menekan risiko gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem.[]

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU