OCCRP Masukkan Jokowi ke Daftar Finalis Tokoh Dunia Terkorup

Investigasi OCCRP tahun 2023 dengan BBC News Arabic, Suwayda24.com, dan Daraj.com terhadap perdagangan Captagon menunjukkan bagaimana Suriah yang merosot menjadi negara narkotika, mengadu domba para pengedar narkoba Assad dengan pasukan keamanan di Yordania dan Lebanon.

Assad kini melarikan diri dari Suriah dengan harta rampasan senilai puluhan miliar dolar dan hidup nyaman di pengasingan di Rusia, meninggalkan warisan kehancuran.

“Selain menjadi diktator seperti ayahnya, Assad juga melakukan kejahatan dan korupsi yang tak terbayangkan, menghancurkan kehidupan banyak orang bahkan di luar perbatasan negaranya sendiri,” ujar salah satu pendiri Daraj.com, Alia Ibrahim, yang menjadi juri dalam kontes tahun ini.

Dia menambahkan, “Kerusakan politik, ekonomi, dan sosial yang disebabkan oleh Assad, baik di Suriah maupun di kawasan tersebut, akan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk diatasi.”

Jokowi: Framing Jahat

Mendengar namanya dimasukkan ke daftar finalis pemimpin paling korup di dunia oleh OCCRP, Jokowi pun angkat suara. Jokowi menilai hal itu merupakan suatu bentuk framing jahat.

“Yang dikorupsi apa? Ya dibuktikan, apa?” kata Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Selasa (31/12/2024), seperti dilansir Sindonews.com.

Mengenai tudingan memanipulasi pemilu, menjarah sumber daya alam, Jokowi menyebut saat ini banyak sekali fitnah, framing jahat, tuduhan-tuduhan tanpa bukti. “Itu yang terjadi selama ini,” ucapnya.

Ditanya apakah tudingan itu terdapat muatan politis, Jokowi meminta agar ditanyakan langsung kepada yang membuat pernyataan.

“Orang bisa memakai kendaraan apa pun, bisa NGO (Non Governmental Organization), partai, ormas untuk membuat framing jahat, atau tuduhan jahat,” kata dia. []

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU