Presiden Prabowo Lepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji dari Terminal Khusus Bandara Soetta

Menteri Agama juga menyampaikan bahwa Indonesia kembali menjadi percontohan dalam pengelolaan haji oleh pemerintah Arab Saudi. Skema fast track atau Makkah Route kembali diterapkan, sehingga jemaah tidak perlu menjalani pemeriksaan imigrasi saat tiba di Arab Saudi. Untuk pertama kalinya pula, jemaah sudah mengetahui nomor kamar sebelum berangkat, lengkap dengan kartu identitas berteknologi chip yang dapat dilacak.

“Kita juga survei semua dapur katering, bus transportasi, dan hotel. Jarak hotel maksimal hanya 4,5 km dari Masjidil Haram,” jelas Menteri Nasaruddin.

Dari sisi kesehatan, pemerintah bekerja sama erat dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dan Arab Saudi untuk mengurangi risiko kesehatan berat bagi jemaah. Program safari wukuf juga disiapkan, serta kursi bisnis pada penerbangan Garuda disediakan bagi jemaah lansia dan disabilitas.

“Pelayanan kita tahun ini ramah lansia, ramah perempuan, dan ramah difabel. Kita siapkan semua skenario sebaik mungkin,” tegasnya.[]

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU