54 Ribu Lebih Jemaah Tiba di Saudi, Kemenhaj Akan Sanksi KBIHU Pelanggar Aturan

Jakarta (Ngabarin.net) — Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari kesepuluh dengan total 54.604 jemaah yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Pemerintah mencatat 132 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Madinah dan mulai menempati fasilitas hotel secara bertahap.

“Alhamdulillah, hingga hari kesepuluh operasional haji, proses pemberangkatan dan kedatangan jemaah berjalan lancar, tertib, dan terlayani dengan baik di seluruh titik layanan,” ujar Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa dalam keterangannya, Kamis siang (30/04/2026).

Jemaah mulai bergerak dari Madinah menuju Makkah pada 30 April 2026 untuk mempersiapkan diri menghadapi puncak haji.

Terkait kondisi kesehatan, lima jemaah menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 89 jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).

Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dua jemaah asal Kota Bengkulu dan Kabupaten Kampar, Riau.

“Semoga seluruh almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wata’ala dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” lanjut Suci.

Mengenai insiden kecelakaan bus yang melibatkan jemaah kloter SUB-02 dan JKS-01, pemerintah memastikan korban luka ringan telah ditangani dengan baik.

Satu jemaah atas nama Sri Sugihartini masih berada dalam pantauan intensif petugas kesehatan di RSAS Al Hayyat Madinah.

Sanksi KBIHU Nakal

Petugas perlindungan jemaah telah memeriksa pembimbing KBIHU Nurul Haramain dan KBIHU Al Azhar terkait kegiatan city tour ilegal.

Kedua lembaga tersebut terbukti melaksanakan kegiatan di luar program resmi tanpa mengantongi izin dari petugas sektor setempat.

“Kami pastikan akan memberikan sanksi tegas kepada KBIHU yang melanggar ketentuan. Tak ada kompromi atas segala bentuk pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan dan ketertiban jemaah,” tegas Juru Bicara Kemenhaj itu.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU