Iduladha 1447 H: Umat Muslim Padati Masjid Al-Aqsa di Tengah Penjajahan

Jakarta (Ngabarin.net) – Halaman Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang masih dijajah dipadati umat muslim yang memulai perayaan Iduladha 1447 H selama empat hari pada Rabu (27/05).

Umat muslim merayakan Iduladha tersebut dalam rangka memperingati kesediaan Nabi Ibrahim—atau Abraham sebagaimana dikenal oleh umat Kristiani dan Yahudi—untuk menyembelih anaknya, Ismail, atas perintah Allah Swt.

Pada hari suci tersebut, umat muslim melakukan prosesi kurban untuk memperingati pengorbanan Nabi Ibrahim, lalu daging dari hewan kurban itu dibagikan kepada masyarakat miskin.

Iduladha 1447 H yang merupakan salah satu hari raya terpenting dalam kalender Hijriah ini dirayakan oleh masyarakat Palestina di tengah terus berlanjutnya pelanggaran gencatan senjata oleh zionis Israel sejak Oktober 2025.

Menurut otoritas kesehatan Gaza, situasi kian memprihatinkan karena lebih dari 880 orang terbunuh dan 2.645 lebih terluka dalam serangan Israel yang tak berhenti sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 10 Oktober 2025.

Kesepakatan gencatan senjata tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk menghentikan perang Israel yang telah menewaskan lebih dari 72.000 orang, dengan sebagian besar di antaranya adalah wanita dan anak-anak, serta melukai lebih dari 172.000 orang.

Penderitaan warga kian mendalam lantaran agresi Israel ke Jalur Gaza sejak Oktober 2023 tersebut juga mengakibatkan kehancuran fatal pada 90 persen infrastruktur sipil di wilayah kantong tersebut.[]

Sumber: Anadolu

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU