“Dengan pendekatan yang tepat, refleksi diri dapat menjadi aktivitas yang tidak hanya bermanfaat tetapi juga menyenangkan,” ujar praktisi bersertifikat LEGO® Serious Play Facilitator tahun 2017 ini.
Refleksi menjelang 2025 bukan lagi soal duduk diam dan mengingat masa lalu. Lewat Perusahaan Bravo Playsonality yang dipimpinnya, Coach Julius menghadirkan cara baru yang kreatif dan menyenangkan dengan mengintegrasikan kerangka Design Thinking dengan LEGO® Serious Play, serta gamifikasi demi menciptakan refleksi sebagai sesi yang tak terlupakan.
Cara ini dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu Empathize, Define, dan Ideate. Pada tahap Empathize, para profesional diajak membuat layout pains and gains mereka di tahun 2024 dengan bantuan perangkat LEGO® dan sticky notes untuk menggali momen bahagia hingga respon diri dalam tantangan.
Tahap kedua ialah Define, yakni dengan metode 5 Why serta diskusi point of view (POV) bersama teamnya, mereka menemukan akar masalah yang menghambat dirinya dan tim. Disini uniknya menggunakan pendekatan group coaching yang seru dan insightful. Tak jarang sesi ini malah jadi sesi curhat, namun tetap bermanfaat ketika difasilitasi dengan baik.
Tahap berikutnya adalah Ideate, yaitu aktivitas pemetaan pikiran (mind mapping) untuk mengidentifikasi solusi kreatif dan melahirkan ide-ide segar untuk tahun 2025. Saat inilah, dengan menggunakan gamifikasi, semua ide bisa bebas lepas dan sigap ditangkap menjadi saran perbaikan diri dengan mudah dan menyenangkan.
Jika dilakukan dengan benar, tiga metode tersebut akan mampu mengubah refleksi akhir tahun menjadi momen penuh energi dan solusi. Berdasarkan pengalaman Coach Julius, metode ini mampu membantu perusahaan besar menghasilkan 30+ ide inovatif hanya dalam satu sesi 4-5 jam saja.
“Refleksi harus jadi pengalaman seru, bukan membosankan. Dengan Playsonality , tim bukan hanya mengenang dan curhat, tapi juga membangun ide-ide untuk masa depan,” kata penulis buku “Great Leader in You” dan “Menaklukkan Gen-Z” ini.
“Tahun 2025 akan menjadi level teranyar dalam permainan, dan kalau hidup adalah permainan pastikan Anda tahu cara bermainnya dengan mudah dan menyenangkan,” ujar Julius, menutup pembicaraan.[]







