Ini Kiat-Kiat bagi Profesional Muda untuk Hadapi Tantangan di 2025

Jakarta (NGABARIN) – Bagi banyak orang, awal tahun menjadi waktu yang cocok untuk merefleksikan diri, menyusun resolusi, sekaligus memulai langkah baru dengan semangat.

Sayangnya, seperti kata pendiri Mindvalley, Vishen Lakhiani, kebanyakan kalangan profesional terjebak dalam rutinitas harian yang membuat hidup terasa tidak jelas arahnya. Tak sedikit orang menjalani hari tanpa niat yang jelas, hanya mengikuti arus.

Padahal, dengan menetapkan niat, kita bisa lebih sadar dalam mengambil langkah dan fokus sepanjang tahun.

Tak terkecuali tahun 2025 yang layak disambut para pekerja dan profesional muda dengan percaya diri.

Persiapan Komprehensif

“Para pekerja dan profesional muda perlu persiapan yang komprehensif baik mental, fisik, maupun spiritual,” ungkap Julius Suharto, pencipta kerangka kerja Playsonality dalam keterangannya, Senin, 13 Januari 2025.

Playsonality adalah sebuah metode unik yang menggabungkan keilmuan psikologi, permainan, dan pengembangan diri yang amat berguna bagi para karyawan dan profesional.

Dari sisi mental, lanjut Julius, penting bagi profesional muda punya mindset positif, mampu mengelola stres dengan baik, dan meningkatkan kecerdasan emosional. Ini bisa dilakukan lewat praktik mindfulness atau journaling untuk refleksi emosi harian.

Dari sisi fisik, menjaga pola hidup sehat seperti olahraga teratur, tidur cukup, dan makan yang bergizi, adalah upaya yang mutlak diupayakan supaya energi tetap stabil sepanjang tahun. Sementara itu spiritualitas bisa diperkaya dengan introspeksi diri, meditasi, atau memperkuat nilai-nilai yang kita pegang.

Ia mengutip transcendence, sebuah konsep soal melewati batas diri sendiri dengan menemukan makna yang lebih dalam dalam tindakan seseorang. Konsep ini terhubung dengan tujuan yang lebih besar daripada sekedar pencapaian pribadi. Salah satu caranya dengan berkontribusi terhadap komunitas, misalnya jadi mentor bagi rekan kerja atau terlibat dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak positif.

Julius minta para pekerja mewaspadai tantangan psikologis yang sering dihadapi pekerja muda di awal tahun.

“Salah satunya tekanan untuk cepat mencapai target, rasa takut gagal, dan kecenderungan membandingkan diri sama pencapaian orang lain,” tutur praktisi bersertifikat LEGO® Serious Play Facilitator tahun 2017 tersebut.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU