Cara Mudah Latih Jantung dan Otot, Cukup Biasakan Naik Tangga Setiap Hari

Jakarta (Ngabarin.net) – Kebiasaan sederhana seperti memilih tangga dibandingkan lift atau eskalator ternyata dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik harian. Hal ini turut mendukung kesehatan jantung, kekuatan otot, keseimbangan, dan umur panjang.

Dokter olahraga dari Houston Methodist Clear Lake Hospital, Haris Vakil, mengatakan naik tangga merupakan salah satu cara mudah untuk menambah aktivitas fisik tanpa membutuhkan peralatan khusus.

Mengutip laman Health pada Selasa (22/9), sebuah studi pada 2021 menemukan bahwa orang yang menaiki lima lantai tangga setiap hari memiliki risiko kematian dari berbagai penyebab 7 hingga 9 persen lebih rendah. Angka ini dibandingkan dengan mereka yang tidak menaiki tangga.

Vakil menjelaskan naik tangga termasuk aktivitas fisik singkat yang dapat dilakukan beberapa kali dalam sehari. Aktivitas tersebut mampu melatih jantung, paru-paru, otot, tulang, sekaligus menjaga keseimbangan tubuh.

Selain meningkatkan kebugaran jantung, naik tangga dapat memperkuat otot paha, bokong, betis, paha belakang, dan otot inti. Gerakan tersebut juga melatih keseimbangan karena setiap langkah membutuhkan kestabilan ekstra.

Dokter bedah ortopedi olahraga dari NYU Langone, Guillem Gonzalez-Lomas, mengatakan manfaat aktivitas fisik tidak hanya diperoleh dari olahraga khusus. Menurutnya, tubuh tetap membutuhkan gerakan sepanjang hari.

Oleh karena itu, memilih tangga ketika berada di kantor atau pusat perbelanjaan dapat menjadi cara sederhana untuk mengurangi waktu duduk. Bagi yang belum terbiasa, Vakil menyarankan untuk memulai dari satu atau dua lantai dan meningkatkan jumlahnya secara bertahap.

Orang yang sudah rutin berolahraga dapat mencoba menggunakan tangga beberapa kali sehari ketimbang hanya mengandalkan satu sesi latihan panjang. Konsistensi dalam aktivitas ini jauh lebih penting daripada memaksakan intensitas.

Vakil menyarankan agar peningkatan aktivitas dilakukan secara bertahap, terutama bagi orang yang mengalami nyeri lutut, masalah keseimbangan, atau kondisi kesehatan tertentu.

Rasa terengah-engah setelah menaiki beberapa lantai tidak selalu menunjukkan masalah. Namun, jika kemampuan menaiki tangga tiba-tiba menurun atau disertai nyeri dada, pusing, serta sesak napas yang tidak biasa, kondisi tersebut perlu segera diperiksakan.

Gonzalez-Lomas menekankan bahwa naik tangga hanyalah salah satu bagian dari kebiasaan yang mendukung umur panjang. Tetap aktif sepanjang hari sangat krusial karena olahraga satu sesi tidak sepenuhnya mengimbangi dampak buruk terlalu lama duduk.[]

Sumber: ANTARA

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU