Tujuannya jelas yakni memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan umat, serta menjaga relevansi dakwah dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.
Dengan segala pencapaian dan komitmennya, Mathla’ul Anwar terus membuktikan bahwa dakwah tidak hanya soal menyampaikan pesan agama, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik, dengan landasan budaya dan kearifan lokal.
Sebagai organisasi yang sudah melewati perjalanan panjang, Mathla’ul Anwar tetap menjadi simbol keberagaman dan kemajuan dalam dakwah, serta penggerak perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Agama dan Budaya
Dakwah kultural Mathla’ul Anwar mengedepankan pemahaman bahwa agama dan budaya tidak hanya dapat berjalan berdampingan, tetapi harus saling menguatkan.
Dengan pendekatan ini, Mathla’ul Anwar hadir di tengah masyarakat yang memiliki tradisi kuat, seperti di Banten, dengan cara yang lebih ramah dan relevan.
Organisasi ini tidak sekadar menyampaikan ajaran agama secara tekstual, tetapi juga menghargai dan mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal, menciptakan ruang dialog antara agama dan budaya.
Kepemimpinan KH. Embay Mulya Syarief, Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA), menjadi contoh konkret dari dakwah kultural ini.
Embay tidak hanya fokus pada peningkatan pemahaman agama, tetapi juga memperjuangkan pemberdayaan sosial dan pendidikan yang berbasis pada kearifan lokal.
Melalui kebijakan dan program-program yang digagasnya, KH. Embay mengajak masyarakat untuk menjaga tradisi, namun tetap relevan dengan perkembangan zaman yang semakin global dan modern.
Pada 20 hingga 22 Desember 2024, Lampung menjadi tuan rumah Rakernas II Mathla’ul Anwar yang dihadiri oleh 500 peserta dari pengurus pusat, wilayah, daerah, serta badan otonom seperti Muslimat, Generasi Muda, Himpunan Mahasiswa, dan Ikatan Pelajar Mathla’ul Anwar.
Rakernas ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momen untuk merumuskan strategi dakwah kultural yang lebih kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Salah satu fokus utama Rakernas 2024 adalah penguatan kerjasama internasional dan pemanfaatan teknologi untuk memperluas jangkauan dakwah.







