Suplemen kafein dosis tinggi mampu mengganggu fokus seiring waktu serta mengganggu konsolidasi memori, pengaturan suasana hati serta fokus.
Nikmati kafein dari sumber alami seperti secangkir teh atau kopi lebih disarankan demi manfaat kognitif tanpa efek samping.
5. Suplemen omega-6
Asam lemak omega-6 memang dibutuhkan tubuh, namun ketidakseimbangan antara omega-3 dan omega-6 bisa menyebabkan peradangan yang berdampak buruk pada otak.
Meningkatkan asupan makanan kaya omega-3 seperti kenari, biji rami mampu memulihkan rasio antara omega-6 dan omega-3.
Selain itu, beberapa hal juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan otak yakni dengan berolahraga secara teratur, cukupi kebutuhan tidur, mengonsumsi makanan yang ramah untuk otak, mengelola stres, serta tetap terhubung secara sosial untuk merangsang otak.[]







