Jakarta (NGABARIN) – Organisasi internasional Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) baru-baru ini mengumumkan daftar tokoh-tokoh terkorup di dunia tahun 2024.
Gelar itu merupakan penghargaan yang menyoroti individu yang telah melakukan yang terbaik untuk memajukan kejahatan dan korupsi secara global sehingga merusak demokrasi dan hak asasi manusia.
OCCRP lalu memenangkan bekas Presiden Suriah, Bashar Al Assad, sebagai tokoh paling korup 2024.
Seperti yang telah dilakukan selama 13 tahun, penghargaan ini diputuskan oleh panel juri ahli dari masyarakat sipil, akademisi, dan jurnalis, yang kesemuanya memiliki pengalaman luas dalam menyelidiki korupsi dan kejahatan.
Dari sekian tokoh yang dimasukkan dalam daftar finalis, ada nama mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga: OCCRP Masukkan Jokowi ke Daftar Finalis Tokoh Dunia Terkorup
Di dalam negeri, penempatan nama Jokowi sebagai finalis tokoh paling korup di dunia menimbulkan kontroversi. Karena itulah OCCRP mengeluarkan penjelasan.
“Kami ingin mengklarifikasi proses seleksi kami dan mengatasi beberapa kesalahpahaman,” ungkap pernyataan OCCRP.
“Kami membuat panggilan umum untuk nominasi dan menerima lebih dari 55.000 kiriman, termasuk beberapa tokoh politik paling terkenal bersama dengan individu yang kurang dikenal,” papar pernyataan OCCRP.
“OCCRP tidak memiliki kendali atas siapa yang dinominasikan, karena saran datang dari orang-orang di seluruh dunia. Ini termasuk nominasi mantan Presiden Indonesia Joko Widodo, yang dikenal sebagai Jokowi,” ungkap pernyataan tersebut.
OCCRP kemudian memasukkan nominasi yang memperoleh dukungan daring terbanyak dan memiliki dasar untuk dimasukkan dalam “finalisnya”.







