Inilah Kiat Menambah Asupan Zat Besi dalam Pola Makan

Memasak menggunakan wajan atau panci besi tuang bisa menjadi alternatif sederhana untuk membantu meningkatkan asupan zat besi ke dalama pola makan.

“Makanan asam yang dimasak dalam wajan besi cor menyerap sejumlah kecil zat besi, sehingga meningkatkan total asupan zat besi tanpa mengubah jenis makanan yang Anda konsumsi,” kata Miranda Naylor, dokter pengobatan fungsional.

Penelitian menunjukkan bahwa memasak dengan panci besi dapat secara signifikan meningkatkan kandungan zat besi makanan dan memperbaiki ketersediaan hayatinya.

Hindari penghambat penyerapan zat besi saat makan. Nutrisi tertentu dan senyawa lain dalam makanan, minuman, serta suplemen dapat mengganggu penyerapan zat besi jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi.

“Suplemen kalsium atau seng bersaing dengan zat besi dalam proses penyerapan di usus, dan kopi atau teh dapat secara signifikan menghambat penyerapan,” jelas Moore.

Makanan dan suplemen yang dapat mengurangi penyerapan antara lain kopi dan teh, makanan tinggi kalsium, suplemen kalsium dan seng, suplemen serat dan beberapa makanan tinggi serat, seperti gandum.

Untuk penyerapan zat besi yang optimal, tunggu setidaknya dua jam setelah mengonsumsi suplemen kalsium atau seng sebelum makan makanan kaya zat besi, dan hindari makanan atau minuman yang dapat menghambat penyerapan saat makan dan camilan.

Meski asupan zat besi bisa ditingkatkan melalui pola makan, banyak orang dengan cadangan zat besi rendah memerlukan suplemen untuk menaikkan kadarnya.

“Kondisi tertentu dan fase kehidupan tertentu mungkin memerlukan tambahan zat besi, sehingga kami merekomendasikan suplemen berkualitas tinggi,” kata Moore.

Misalnya, orang dengan menstruasi berat, remaja perempuan, dan mereka yang menjalani pola makan nabati berisiko lebih tinggi mengalami anemia defisiensi besi dan mungkin memerlukan suplemen.

Meskipun suplemen zat besi membantu sebagian besar orang dengan kadar zat besi rendah, ada juga yang tidak dapat menyerap cukup zat besi melalui saluran pencernaan atau mengalami kehilangan zat besi yang terlalu besar sehingga tidak dapat ditangani dengan suplemen oral. Adapun dalam kasus ini, diperlukan infus zat besi intravena.[]

Sumber: ANTARA

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU