Jangan Tergiur Promosi Haji tanpa ‘Ngantre’!

Jakarta (Ngabarin.net) — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tawaran haji tanpa antrean yang marak beredar, terutama melalui media sosial.

“Jangan mudah terpengaruh dengan iklan-iklan yang mengajak naik haji tanpa antre karena sejatinya tidak ada skema naik haji tanpa antre,” ujar Wamenhaj Dahnil di Mabes Polri, Jakarta, Kamis siang (30/04/2026).

Wamenhaj Dahnil menegaskan bahwa seluruh proses keberangkatan haji resmi harus melalui mekanisme antrean.

Oleh karena itu, setiap tawaran yang menjanjikan keberangkatan tanpa antre dipastikan tidak menggunakan visa haji resmi.

Apalagi, kata dia, Arab Saudi memberlakukan aturan dan hukum yang ketat perihal penyelenggaraan haji.

Pihak yang tidak memiliki visa haji resmi akan dihalau keluar dari Makkah, bahkan diancam dengan berbagai sanksi berat.

“Kalau ada ajakan seperti itu (haji tanpa antre), maka itu adalah haji ilegal dan sangat berpotensi penipuan,” kata Wamenhaj Dahnil.

Dahnil menjelaskan bahwa pelaku biasanya menggunakan berbagai cara meyakinkan untuk membujuk calon jemaah.

Karena itu, masyarakat diminta untuk lebih waspada dan tidak tergiur oleh penawaran yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Selain itu, pemerintah juga telah memberikan peringatan kepada para pelaku agar tidak mengulangi praktik tersebut.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU