Kawal 11 Tuntutan, Buruh Kumpul di Monas Hari Ini

Jakarta (Ngabarin.net) – Kumpulan buruh yang tergabung dalam KSPI dan berbagai elemen serikat pekerja akan memadati kawasan Monas pada Jumat (1/5/2026).

Kegiatan itu bertujuan mengawal realisasi 11 tuntutan kesejahteraan pascadialog strategis antara pimpinan buruh dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Jumlah massa KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) 50 ribu orang, sedangkan total massa 200 ribu massa,” klaim Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Keputusan memusatkan aksi di Monas merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan presiden Prabowo yang membahas masa depan kesejahteraan pekerja di Indonesia.

“Setelah berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto mengenai May Day dan masa depan Indonesia, kami memutuskan untuk merayakan May Day di Monas bersama Presiden dan elemen serikat pekerja lainnya,” ujar Said.

11 Tuntutan dari 38 Provinsi

Dialog yang berlangsung selama 1,5 jam pada 28 April 2026 tersebut, dikatakan Said Iqbal menjadi wadah bagi KSPI untuk menyodorkan 11 isu pokok dalam memperjuangkan hak buruh agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan.

“May Day bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum menyampaikan harapan dan tuntutan buruh. Dan dari 11 isu yang kami sampaikan, ada beberapa yang langsung mendapat respons dan penegasan dari Presiden,” tegasnya.

Presiden KSPI itu juga menekankan pentingnya komitmen Presiden terkait hilirisasi sumber daya alam sebagai kunci kesejahteraan upah, termasuk dorongan agar pemerintah melalui Danantara mengintervensi kebijakan potongan tarif ojek daring menjadi 10 persen.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU