Al-Mansur menundukkan kepalanya ke arah tanah. Sesaat kemudian, beliau mengangkat kepalanya lalu berkata kepada menterinya, Ar-Rabi’, “Wahai Rabi’, lelaki ini telah berkata benar.”
Beliau kemudian menoleh kepada lelaki itu dan bertanya, “Apakah engkau memiliki suatu kebutuhan yang bisa kami penuhi?” Lelaki itu menjawab, “Ya, benar.”
“Aku ingin Anda mempertemukan aku dengan orang yang telah mengadukan fitnah ini kepada Anda. Demi Allah, wahai Amirulmukminin, tidak ada satu pun harta, barang titipan, maupun senjata milik Bani Umayyah yang tersisa pada diriku.”
Al-Mansur merasa takjub dengan ucapan lelaki tersebut, lalu bertanya, “Lantas, apa yang mendorongmu untuk mengucapkan argumen yang baru saja engkau katakan tadi?”
Lelaki itu menjawab, “Karena aku berada di hadapan Amirulmukminin. Aku tahu bahwa beliau berada di atas prinsip keadilan dan selalu menjauhi kebatilan, sehingga aku tahu bahwa apa yang kukatakan adalah cara terbaik untuk membuktikan kebenaran.”
Al-Mansur kemudian memerintahkan untuk menghadirkan orang yang telah menyebarkan aduan palsu tersebut. Ketika orang itu didatangkan, lelaki tadi langsung mengenalinya dan berkata, “Ini adalah pelayanku. Dia telah mencuri uangku sebesar lima ratus dinar, lalu melarikan diri.”
Melihat pelayan itu ada di sana, dia tampak ketakutan dan akhirnya mengakui bahwa dialah yang telah mencuri dinar tersebut. Lelaki itu berkata, “Dia telah memfitnahku agar Anda menangkapku, sehingga dia tidak perlu mengembalikan dinar yang telah dicurinya.”
Al-Mansur bertanya kepada lelaki tersebut, “Sekarang, apa yang engkau ingin kami lakukan?” Lelaki itu menjawab, “Wahai Amirulmukminin, aku telah menghibahkan uang itu kepadanya karena dia telah menjadi sebab bagiku untuk bisa hadir di majelis Amirulmukminin.”
Al-Mansur sangat menyukai tindakan lelaki itu beserta argumennya. Setelah itu, beliau selalu berkata di setiap kesempatan, “Aku belum pernah melihat orang yang mampu berdebat seperti dirinya.”
Karya: Mahmud Salim, dalam Al-Arabiyyah Lin Nasyiin Jilid 6 – (Dengan beberapa penyesuaian)







