Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Selasa (15/9/2026) kepada Xinhua menyatakan menolak keras tuduhan tersebut. Pihak IDF mengklaim film itu hanya mengandalkan kesaksian anonim yang tidak dapat diverifikasi dan menegaskan keputusan serangan diambil oleh personel manusia di bawah hukum internasional.
Jurang Persepsi dan Bencana Kemanusiaan di Gaza
Kontroversi ini menyingkap jurang perbedaan persepsi yang lebar antara publik di dalam dan luar Israel. Di dalam negeri, perang dipandang dari kacamata trauma serangan 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.200 orang dan 251 orang disandera, sementara komunitas internasional makin gencar menuding Israel melakukan kejahatan perang.
Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, pada Selasa (15/9/2026) menyatakan penemuan jenazah seluruh anggota keluarga di reruntuhan Gaza memicu kekhawatiran baru atas kejahatan perang. PBB memperkirakan lebih dari 8.000 korban masih tertimbun di bawah puing-puing bangunan.
Otoritas kesehatan di Gaza pada Selasa (15/9/2026) melaporkan sedikitnya 73.789 warga Palestina gugur dan 174.798 lainnya terluka akibat agresi Israel sejak 7 Oktober 2023.[]
Sumber: Xinhua







