FEANTSA: 1,4 Juta Warga Eropa Tunawisma, 170 Ribu Diantaranya Lansia

JAKARTA (Ngabarin.net) — Sekitar 170.000 lansia mengalami tuna-wisma di kawasan Eropa, di tengah melonjaknya populasi warga tanpa tempat tinggal yang diperkirakan mencapai 1,4 juta jiwa, menurut laporan resmi yang dirilis Selasa (15/9/2026).

Laporan tahunan ke-11 mengenai krisis pemukiman yang diterbitkan oleh European Federation of National Organisations Working with the Homeless (FEANTSA) bersama Fondation pour le Logement memperingatkan bahwa angka tuna-wisma di kalangan lansia masih terdata di bawah angka sebenarnya (undercounted).

Studi tersebut mencatat sebanyak 166.261 warga berusia 65 tahun ke atas hidup di jalanan, berada di penampungan darurat, atau memanfaatkan layanan sosial tuna-wisma, yang kemudian dibulatkan menjadi sekitar 170.000 jiwa.

FEANTSA menyebutkan jumlah riil di lapangan berpotensi lebih tinggi karena pendataan kategori lansia di berbagai negara Eropa belum terintegrasi secara komprehensif.

Secara keseluruhan, sekitar 1,4 juta jiwa di benua Eropa hidup tanpa tempat tinggal tetap, mencakup mereka yang tidur di ruang publik maupun penampungan sementara.

Dari 23 negara yang memiliki data terbaru, 17 negara di antaranya mencatatkan kenaikan populasi tuna-wisma.

Irlandia mencatat lonjakan tertinggi, di mana jumlah tuna-wisma meningkat 367 persen dari 3.738 jiwa pada tahun 2014 menjadi 17.447 jiwa pada tahun 2026.

Portugal mencatat kenaikan 228 persen dari 4.414 jiwa (2017) menjadi 14.476 jiwa (2024), sedangkan Prancis mengalami peningkatan 187 persen dari 110.894 jiwa (2009) menjadi 318.185 jiwa (2024).

Finlandia menjadi salah satu negara yang mencatat penurunan jangka panjang, dari 17.958 jiwa pada tahun 1987 menjadi 3.429 jiwa pada tahun 2023, meski kembali naik 34 persen pada periode 2023 hingga 2025.

Risiko Menua Tanpa Kepastian Hunian

Laporan tersebut menegaskan bahwa kerentanan hunian di tingkat lansia mencakup warga yang tinggal di pemukiman tidak layak, menghadapi ancaman penggusuran, kemiskinan energi, hingga ketidakmampuan membayar sewa.

Proporsi tuna-wisma lansia menunjukkan variasi di setiap negara.

Di Polandia, sebanyak 10.084 warga berusia 60 tahun ke atas terdata sebagai tuna-wisma pada tahun 2024, yang menyumbang hampir sepertiga dari total populasi tuna-wisma negara tersebut.

Portugal mencatat 977 lansia berusia 65 tahun ke atas tanpa tempat tinggal pada tahun 2024, naik 145 persen dari 396 jiwa pada tahun 2018.

Perbandingan data antarnegara menghadapi kendala ketiadaan standar definisi, batasan usia, dan metodologi kalkulasi yang seragam.

Estimasi lansia tanpa rumah di tingkat Eropa disusun berdasarkan data sembilan negara yang mencakup 105.446 sampel, lalu diekstrapolasi menggunakan rata-rata rasio populasi usia 65 tahun ke atas.

Beberapa negara bahkan mengecualikan lansia dari statistik resmi tuna-wisma.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU