Genosida Gaza, Zionis Israel Hancurkan 1.077 Masjid dan Bunuh Lebih dari 21.500 Anak

Istanbul (Ngabarin.net) – Israel telah membunuh lebih dari 21.500 anak Palestina dan menargetkan 1.244 dari total 1.275 masjid di Jalur Gaza sejak perang dimulai pada Oktober 2023. Pernyataan ini disampaikan oleh Kantor Media Pemerintah Gaza pada Senin (24/8/2026).

Laporan tersebut menegaskan bahwa militer Israel secara sistematis menargetkan warga sipil, pemukiman penduduk, serta rumah ibadah selama agresi berlangsung.

Menurut data resmi tersebut, sebanyak 1.077 masjid hancur total akibat gelombang serangan udara dan tembakan artileri Israel.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengecam keras serangan berlanjut terhadap anak-anak dan situs suci Islam tersebut. Mereka mendesak para mediator internasional untuk menekan Israel agar segera menghentikan pelanggaran dan mematuhi kesepakatan gencatan senjata.

Laporan ini dirilis di tengah meningkatnya kembali ancaman eskalasi militer dari pihak rezim Zionis.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bersama Menteri Pertahanan, Israel Katz, pada Minggu mengancam akan memperluas operasi pembunuhan dan penggusuran kawasan permukiman. Ancaman tersebut dilontarkan hanya dengan dalih ditemukannya layang-layang dari arah Gaza.

Padahal, militer Israel sendiri telah mengonfirmasi pada Sabtu bahwa empat layang-layang yang jatuh di dekat perbatasan tidak mengandung bahan berbahaya. Layang-layang tersebut dipastikan tidak menimbulkan ancaman keselamatan bagi warga setempat.

Sejak Oktober 2023, serangan tanpa henti militer Israel telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 174.000 orang lainnya di Jalur Gaza.[]

sumber: anadolu agency

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU