Kedelapan: Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, MUI mengajak umat Islam memperkuat ketahanan umat melalui solidaritas sosial, penguatan ekonomi umat, serta optimalisasi instrumen syariah seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf. Allah SWT berfirman:
كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ
“Agar harta tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” (QS Al-Hasyr: 7).
Penguatan ekonomi umat dan solidaritas sosial merupakan bagian penting dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bersama.
Kesembilan: Momentum Idulfitri hendaknya juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa bagi terciptanya perdamaian dunia serta berakhirnya berbagai konflik kemanusiaan di berbagai belahan dunia. Allah SWT berfirman:
وَإِنْ جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا
“Jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepada perdamaian itu.” (QS Al-Anfal: 61).
MUI mengajak umat Islam Indonesia untuk terus meneguhkan nilai-nilai Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil ‘alamin) serta berkontribusi dalam membangun peradaban dunia yang damai, adil, dan berkeadaban. []







