Bandung (NGABARIN) – Puluhan ribu massa dari berbagai elemen masyarakat, ormas Islam, komunitas dan pesantren yang tergabung dalam Forum Jawa Barat Peduli Palestina (FJPP) turun ke jalan menggelar aksi peduli dan solidaritas untuk Palestina di Kota Bandung, Ahad (20/04/2025).
Aksi damai ini dimulai dari masjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat, diisi dengan shalat subuh berjamaah yang dilanjutkan tausyiah oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Massa kemudian melakukan long march dan mendengarkan orasi di depan Gedung Sate yang diisi sejumlah tokoh Jawa Barat.
Dalam orasinya, Anggota DPR RI Ahmad Heryawan (Aher) menyampaikan dalam mendukung perjuangan dan kemerdekaan Palestina setidaknya ada ada empat tekanan yang bisa dilakukan.
“Pertama tekanan doa. Maka jangan lelah untuk senantiasa memanjatkan doa kepada Allah untuk saudara-saudara kita di Palestina khususnya di wilayah Gaza,” terang Gubernur Jawa Barat Periode 2008–2018 itu.
Berikutnya Aher menyampaikan yang dapat dilakukan oleh kaum muslimin adalah tekanan ekonomi, salah satunya dengan istiqomah memboikot semua produk pro Israel. Menurut Aher hingga saat ini gerakan boikot yang dilakukan masyarakat dunia khususnya dari kalangan muslim mampu melemahkan ekonomi dan supli ke Israel.
“Berikutnya adalah tekanan diplomatik. Sudah banyak negara-negara yang mendukung dan menyuarakan kemerdekaan untuk Palestina. Maka peran diplomatik Indonesia harus lebih aktif dan mampu mempengaruhi dunia dalam memperjuangkan Palestina,” ungkap Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini.
Sementara yang terakhir menurut Aher adalah dengan melakukan tekanan militer. Agresi buta Israel ke Gaza menurutnya dapat dihentikan dengan mengirimkan militer internasional yang dikomandoi PBB.
“Mudah-mudahan PBB dapat melakukan langkah nyata dengan mengirimkan kekuatan militernya untuk segera menghentikan kebiadaban dan kejahatan kemanusiaan di bumi Palestina. Dengan demikian insya Allah dalam waktu dekat kita yakin Palestina segera Merdeka,” tegas Aher yang disambut pekikan takbir peserta aksi.
Orasi berikutnya disampaikan oleh Ketua Umum Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KH. Athian Ali M. Da’i. Pada hakikatnya, menurut KH Athian, yang diperangi Israel bukan warga Palestina, tetapi umat Islam di seluruh dunia.
“Mengingatkan kembali pesan Rasulullah Saw bahwa umat Islam ini bagaikan satu tubuh. Dimana jika ada bagian tubuh yang yang sakit maka akan terasa seluruhnya. Maka jika saudara kita di Palestina khususnya di Gaza yang saat ini sedang demikian biadabnya diperlakukan oleh Israel, harusnya hal itu juga kita rasakan,” ungkapnya.
Bahkan, sambung KH Athian, pembelaan dan kepedulian terhadap saudara muslimin di Palestina adalah pertaruhan keimanan kepada Allah SWT. Untuk itu kelak Allah SWT di akhirat akan menanyakan keberpihakan dan peran kita terhadap saudara muslim di Palestina.
Pimpinan Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymastyar (Aa Gym) itu dalam orasi menyampaikan agar dalam mendukung dan membela Palestina untuk senantia meneladani pola hidup dan perjuangan mereka dalam mempertahankan tanah airnya.
“Kita harus meneladani saudara yang kita bela, bagaimana interaksi mereka dengan Al-Qur’an, bagaimana ibadah shalat mereka, bagaimana teguh dan istiqamahnya mereka. Ini pentingnya saudara-saudaraku maka doakan mereka disetiap tahajud kita,” ajaknya.







