Jaga Kolesterol Tetap Sehat Melalui Gerak Badan Teratur

Jakarta (Ngabarin.net) – Penggunaan obat memang menjadi salah satu cara menangani kolesterol tinggi. Namun, gaya hidup termasuk latihan atau gerak badan juga memengaruhi kadar kolesterol.

Kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Sementara itu, peningkatan kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) membantu membawa partikel kolesterol ke hati untuk dikeluarkan dari tubuh.

Olahraga yang menggabungkan latihan aerobik dan latihan resistensi secara rutin dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol. Hal tersebut dikutip dari laporan EatingWell pada Rabu (19/8) waktu setempat.

Ahli fisiologi olahraga, Neil Smart, menyatakan bahwa beberapa penelitian menunjukkan manfaat dari latihan aerobik saja. Beliau merupakan salah satu penulis meta-analisis mengenai olahraga dan lemak darah dalam jurnal Sports Medicine.

Namun, analisis terhadap lebih dari 150 penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik hanya menurunkan kolesterol LDL. Latihan ini memberikan sedikit pengaruh dalam meningkatkan kolesterol HDL.

Sementara itu, penelitian tersebut menunjukkan bahwa latihan resistensi meningkatkan kadar kolesterol HDL. Akan tetapi, latihan ini hanya memberikan sedikit pengaruh terhadap kadar kolesterol LDL.

“Artinya, kita membutuhkan latihan aerobik dan latihan resistensi untuk mendapatkan manfaat terbaik terhadap LDL dan HDL,” kata Smart.

Latihan aerobik membantu menurunkan LDL dengan meningkatkan pengeluaran energi serta penggunaan lemak sebagai sumber energi. Latihan dengan intensitas lebih tinggi berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar.

Sementara itu, latihan resistensi dapat meningkatkan HDL melalui peningkatan massa otot dan pengeluaran energi.

Manfaat Olahraga Teratur

Olahraga secara rutin meningkatkan kemampuan tubuh dalam memproses dan mengeluarkan lemak dari aliran darah. Hal ini membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat.

Smart menjelaskan bahwa semakin banyak olahraga yang dilakukan, semakin besar manfaat yang diperoleh.

Latihan kardio maupun latihan kekuatan dapat digunakan sebagai strategi gaya hidup untuk mengelola kolesterol dan kesehatan kardiometabolik.

Smart menyarankan latihan aerobik selama 2,5 hingga 3 jam atau 150 hingga 180 menit per minggu selama 8 hingga 12 minggu. Strategi ini efektif untuk membantu memperbaiki kadar kolesterol.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU