Gotong Royong Jemaah SUB-77: Sukses Haji tanpa KBIHU, Berbekal Video Sederhana

Mekkah (Ngabarin.net)—Suasana di lorong sebuah hotel jemaah di wilayah Ar-Rawdah, Makkah, belum benar-benar ramai pada pagi itu.

Sebagian besar dari jemaah masih beristirahat selepas menunaikan ibadah subuh.

Sementara itu, beberapa jemaah tampak duduk bercengkerama di depan kamar mereka.

Di sela keramaian kecil tersebut, Moh. Kamil membagikan cerita hangat kepada tim Media Center Haji (MCH).

Pria yang usianya belum genap 30 tahun itu memikul tanggung jawab besar sebagai ketua rombongan bagi 43 jemaah haji mandiri asal Sumenep, Jawa Timur.

Seluruh jemaah tersebut tergabung dalam Embarkasi Surabaya Kelompok Terbang (Kloter) 77, atau SUB-77.

“Awalnya saya juga berpikir mungkin lebih aman kalau ada pendamping dari KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah). Tapi setelah bertemu petugas-petugas kloter, kami merasa cukup didampingi,” katanya saat ditemui di Hotel Rawdat Alsharia, Makkah, Kamis (14/5/2026).

Pilihan untuk menunaikan ibadah haji secara mandiri tersebut tidak diambil secara tiba-tiba.

Sebelum berangkat, Kamil memperkuat bekal manasik dengan kembali belajar kepada guru-gurunya di pesantren.

Meskipun tidak menjadi santri mukim secara penuh, ia sejak kecil tetap rutin mengikuti pengajian dan madrasah diniyah di kampung halamannya.

Bekal keagamaan itulah yang kini ia gunakan untuk membantu jemaah lain dalam memahami alur ibadah haji.

Tantangan terbesar yang dihadapi justru muncul dari perbedaan kemampuan para jemaah dalam menerima informasi.

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU