Shalatlah Sebagaimana Kalian Melihatku Shalat

Bacaan Shalawat Nabi

Bacaan shalawat nabi setelah tasyahhud sebaiknya ‘shalawat ibrahimiyyah’. Ini lafaznya:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ ❁ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ ❁ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ❁ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ ❁ كَمَا بَارَكْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيمَ ❁ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.

Pakai ‘sayyidina’ apa tidak?

Kalau kita ittiba’ dengan shalat yang dicontohkan nabi tidak pakai ‘sayyidina’ sebelum menyebut nama nabi. Coba kita lihat dalam kitab-kitab hadis tidak pakai lafadz ‘sayyidina’.

Namun demikian, ada yang pakai ‘sayyidina’ dengan beberapa dalil yang ada, antara lain nabi pernah bersabda ‘ana sayyidu waladi adam yaumal-qiysmah’ – saya pemimpin anak cucu Adam nanti di hari kiamat. (HR. Muslim, Abu Daud dan Ahmad).

Kalau saya tentu mengikuti pendapat yang tidak pakai ‘sayyidina’ sebelum menyebut nama Nabi Muhammad saw, karena shalat harus sesuai dengan apa yang dipraktikkan Rasul ketika shalat.

Saudara, silahkan akan mengikuti yang mana. Yang penting jangan berdebat gara-gara lafadz ‘sayyidina’ sebelum menyebut nama nabi Muhammad saw.

Doa Sebelum Salam

Ada bacaan doa sebelum salam dalam shalat nampaknya sering dilupakan, padahal dalam doa itu berisi mohon perlindungan kepada Allah Swt dari empat macam fitnah yang membahayakan yaitu:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ، يَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ (رواه مسلم)

Dari Abu Hurairah ra mengatakan, Rasulullah ﷺ bersabda: “Apabila diantara kalian telah tasyahud akhir, maka berlindunglah kepada Allah dari empat hal, beliau mengucapkan “Allahumama inni a’udzubika min ‘adzabi jahannam, wa min ‘adzabilqabri, wa min fitnatilmahya walmamati, wa min syarri fitnatil masihiddajjal.”

Doa itu sangat penting untuk dibaca. Kita semua minta selamat dari empat macam fitnah yang membahayakan itu.

Jangan terburu-buru shalatnya agar khusyuk dalam bermuwajjahah langsung dengan Rabb melalui shalat.

Yuk kita shalat sesuai yang dipraktikkan Rasullah saw sebagaimana sabdanya: “Shalatlah sebgaimana kalian melihatku shalat”

Nashrun Minallah Wafathun Qarib.

Abd. Mukti, Pemerhati Kehidupan Beragama

ARTIKEL TERKAIT

TERBARU