Terlebih, lembaga kredibel Internasional bermarkas di Belanda di bidang investigasi jurnalistik dalam hal kejahatan terorganisir dan korupsi OCCRP mengakuinya Jokowi, adalah termasuk nominasi terpilih finalis Persiden terkorup ketiga di dunia.
Apakah justru Prabowo akan melindungi Jokowi dengan menghalang-halangi lembaga-lembaga peradilan untuk mempersulit dan tidak fairness serta tidak serius mengusutnya?
Jika demikian, tentu akan menjadi preseden semakin buruk bagi kepemimpinan Prabowo yang akan berakibat memicu dan memacu begitu sangat meluasnya demonstrasi gerakan “people power” seperti tercermin dengan pergerakan politik ’98 yang tentu akan mengundang perasaan traumatik Prabowo yang bakal menumbangkannya bersama Gibran?
Kemudian seluruh rakyat di tanah air melaksanakan referendum nasional sebagai refleksi dan ekspresi mosi tidak percaya rakyat mengajukan usulan kepada lembaga legislasi memaksa menyelenggarakan sidang istimewa DPR-MPR untuk memakzulkan Pragrib.
Dan dicarikan penggantinya yang dapat ditelusuri rekam jejaknya sebagai putra terbaik bangsa tanpa cela, anti KKN, anti oligarki dan anti politik dinasti. Salah satu alternatifnya yang sudah pasti akan menjadi solusi atas masalah kepemimpin bangsa, adalah Anies Rasyid Baswedan.
Pun bilamana tidak sedemikian, MK yang telah mengkhimatkan kebijaksanaan adanya keputusan bagi penghapusan President Treshold menjadi 0%. Pada 2030-2035 akan semakin memuluskan Anies sebagai the rising star calon Presiden Indonesia.
Yang semakin memudahkan jalan baginya membuka pintu gerbang melangkah dan memimpin menuju Indonesia Emas 2045.
Itu akan terwujud dijelmakannya dengan keniscayaan dan kesunyataan kekuasaan kedaulatan rakyat menuju keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyatnya kelak! Wallahua’lam Bisshawab
Babakan-Mustikasari, Bekasi, 19 Januari 2025.
Dairy Sudarman, Pemerhati politik dan kebangsaan. Pemred VT Media Center Indonesia+







